Sinergi Tanpa Batas, PTA Bandar Lampung Lipat Gandakan Kekuatan Hadapi Target Besar 2026
Bandar Lampung, pta-bandarlampung.go.id – Langkah strategis diambil Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bandar Lampung melalui rapat koordinasi internal yang dipimpin oleh pimpinan pada Senin, 20 April 2026 atau 2 Zulkaidah 1447 Hijriah. Pertemuan intensif ini menjadi momentum krusial untuk menyatukan visi dan membedah setiap hambatan guna memastikan seluruh target layanan hukum di wilayah Lampung tercapai dengan akurasi maksimal. Fokus utama rapat tertuju pada penguatan kedisiplinan dan percepatan tindak lanjut berbagai agenda strategis yang sempat tertunda agar roda organisasi berputar lebih kencang.

Ketua PTA Bandar Lampung, Dr. Drs. H. Moch. Sukkri, S.H., M.H., dalam arahannya memberikan pengingat terkait pelaksanaan tugas kedinasan secara fleksibel atau Work From Home (WFH). Beliau menegaskan bahwa waktu WFH harus digunakan sepenuhnya untuk bekerja secara produktif di rumah dan dilarang keras digunakan untuk bepergian atau jalan-jalan. Selain itu, sebagai bentuk efisiensi operasional, beliau menginstruksikan penghematan penggunaan BBM serta meminta agar rencana kerja sama (MoU) dengan Gubernur Lampung segera di follow up hingga tuntas.

Lebih lanjut, Ketua PTA Bandar Lampung meminta seluruh jajaran segera mematangkan persiapan bimbingan dan pengawasan (Binwas) serta menuntaskan seluruh hasil Rakorda sebelumnya. Beliau menekankan pentingnya koordinasi antar sektoral yang berjalan harmonis tanpa ada kegaduhan di grup komunikasi digital. Prinsip utamanya adalah setiap diskusi harus berorientasi pada pencarian solusi dengan tetap menjaga pola pikir positif demi kemajuan bersama.
Menambah amunisi semangat, Wakil Ketua PTA Bandar Lampung, Dr. Dra. Nur Djannah Syaf, S.H., M.H., memacu seluruh aparatur untuk berani bermimpi besar dalam meraih berbagai prestasi di tingkat nasional. Beliau menargetkan perolehan juara pada berbagai kategori kinerja, terutama melalui penguatan Zona Integritas (ZI) dan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Di sisi teknis yustisial, optimalisasi proses mediasi pada perkara gugatan menjadi sorotan utama guna meningkatkan performa kinerja pengadilan dalam memberikan keadilan yang berkeadilan bagi masyarakat Lampung.
Sebagai penutup, seluruh rangkaian arahan strategis ini menjadi komitmen kolektif bagi keluarga besar PTA Bandar Lampung untuk tidak sekadar menjalankan rutinitas, tetapi bertransformasi menjadi lembaga peradilan yang modern dan kompetitif. Dengan mengedepankan pola pikir solutif dan integritas yang tak tergoyahkan, setiap aparatur diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan yang membawa instansi menuju puncak prestasi. Rapat ini diakhiri dengan keyakinan penuh bahwa sinergi yang kuat antara pimpinan dan aparatur akan menjadi kunci utama dalam mewujudkan peradilan yang agung dan terpercaya di Bumi Ruwa Jurai.
